Adeena

Cara menjaga skin barrier

Cara menjaga skin barrier

Cara menjaga skin barrier – Skin barrier atau lapisan terluar kulit adalah penghalang kulit yang berperan melindungi kulit dari aggresor luar seperti kotoran, debu, bahan kimia, alergen, hingga udara. Selain itu, skin barrier juga melindungi penguapan udara berlebih dari kulit awal disebut Trans Epidermal Water Loss (TEWL). Skin barrier sangatlah berguna sehingga harus dijaga kesehatannya. Lapisan skin barrier adalah lapisan yang tipis, terbuat dari sel kulit yang disebut keratin dan lipid yang mudah terganggu keseimbangannya. Meskipun begitu, cara memperbaiki skin barrier bisa dibilang tidak terlalu sulit. 

Cara menjaga skin barrier

Bagi sebagian orang mungkin kulit bukanlah prioritas, tetapi jika skin barrier sudah rusak, kamu harus mencari cara memperbaiki skin barrier segera sebelum semakin bertambah parah. Yuk, simak bagaimana cara menjaga skin barrier dan merawat skin barrier yang rusak akibat aktivitas sehari-hari di sini! 

Kerusakan pada skin barrier bisa saja terjadi karena hal-hal yang kamu sadari maupun tidak sadari. Misalnya seperti cuaca dan suhu yang ekstrim, polusi udara, terpapar sinar matahari tanpa proteksi, bahan kimia yang keras, alergen, bahkan penggunaan kapas atau face scrub yang berlebihan. 

Namun ada juga lho yang mungkin tidak kamu sadari seperti kurang tidur, stress, sering menggaruk tanpa sadar, bahkan genetik pun bisa berpengaruh ke skin barrier. Oleh karena itu, sebaiknya kamu segera mencari tahu penyebab skin barrier rusak dan cara memperbaiki skin barrier yang rusak segera! 

Lakukan cara dibawah ini untuk memperbaiki skin barrier yang sudah rusak :

  1. Jaga Kulit Tetap Terhidrasi

Kulit yang tetap terjaga hidrasinya akan terhindar dari kerusakan lapisan pelindungnya. Pilihlah produk pelembap yang memiliki kandungan gliserin atau ceramide yang mampu mengembalikan kelembapan kulit. Selain itu, kamu bisa menjaga hidrasi kulit dengan memenuhi asupan cairan harian tubuh setiap hari, bisa dibantu dengan konsumsi buah yang banyak mengandung air. 

  1. Jaga pH Tetap Seimbang

Cara selanjutnya adalah memastikan bahwa pH kulit tetap seimbang, yaitu pada kisaran 5,5. Angka pH yang terlalu rendah atau tinggi bisa membuat kulit mengalami peradangan, iritasi, dan kerusakan.

Jadi, selain memilih pelembap yang tepat, kamu juga harus memastikan memilih produk perawatan kulit dengan pH seimbang. 

Tidak lupa, hindari menggunakan produk perawatan atau kecantikan kulit yang memilih kandungan sulfat. Pasalnya, kandungan tersebut bisa membuat minyak alami dalam kulit menghilang. 

  1. Lindungi dari Paparan Sinar Matahari Langsung

Lalu, pastikan kamu menggunakan tabir surya yang memiliki kandungan SPF minimal 30 atau bahkan lebih tinggi. Penggunaan tabir surya yang tidak teratur akan membuat kulit mudah terkena paparan radiasi sinar ultraviolet sehingga merusak sel di dalam kulit.

Tidak hanya itu, penggunaan tabir surya yang tidak teratur juga mengakibatkan penuaan dini, merusak kekenyalan kulit, dan membuat risiko kamu terserang kanker kulit jadi lebih tinggi. Jadi, jangan sampai kamu lupa memakainya, ya!

Baca juga : Berapa Kali Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat ?

  1. Gunakan Basic Skincare

Suka pakai skincare berlapis? Cara memperbaiki skin barrier yang paling pertama adalah dengan menghentikan semua skincaremu karena bisa jadi skincaremu adalah penyebab skin barrier rusak! Kamu bisa melakukan skincare diet dengan menggunakan basic skincare saja yaitu Cleanse – Moisturize – Protect. Tiga tahap ini sudah cukup lho, asal kamu memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulitmu.

Rekomendasi Moisturizer : Kamu bisa menggunakan Adeena Turmeric Gel Moisturizer, Turmeric Gel  Moisturizer adalah pelembab siang dan malam yang sangat menghidrasi namun ringan ini diperkaya dengan sifat anti-oksidan dan anti-inflamasi untuk memelihara dan melindungi kelembapan. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Cart